HMJ Kimia UINAM Kembali Menggelar Ajang Lomba ALKALI CONTEST 2019

HMJ Kimia UINAM Kembali Menggelar Ajang Lomba ALKALI CONTEST 2019

Assalamualaikum Wr. Wb

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) kembali menggelar Ajang lomba kreativitas ilmiah (Alkali) Contest ke-V yang merupakan ajang lomba bagi siswa dan siswi SMA/MA Se-SulSelBar yang dilaksanakan setiap tahunnya oleh HMJ KIMIA dengan mengusung tema “Implementasi SDGs 2030”.

Kegiatan ini akan digelar pada 23-25 September 2019 mendatang. Ada enam cabang lomba yang dipertandingkan yakni lomba cepat tepat kimia (LCTK), lomba karya tulis ilmiah (LKTI), mading ilmiah, chemical experiment challenge (CEC), akustik dan syarhil Alquran.

“Alkali contest tahun ini akan digelar berbeda dari tahun-tahun kemarin dengan memunculkan terobosan cabang lomba baru yaitu akustik dan syarhil Quran. Ini untuk melatih minat siswa bukan hanya di bidang ilmiah, tetapi juga pada cabang seni dan agama. Penyebaran surat untuk Alkali Contest sudah dimulai agar informasi dapat lebih masif lagi,” ujar Ahmad Dahlan, ketua panitia Alkali Contest 2019.

Alkali Contest akan dilaksanakan di Kampus II UINAM seperti tahun-tahun sebelumnya. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk mengembangkan potensi dan daya nalar siswa dan siswi SMA/MA dalam bidang ilmiah khususnya kimia.

“Harapannya semoga Alkali Contest tahun ini dapat berjalan lancar dan memiliki dampak yang baik bagi himpunan dan jurusan khususnya serta masyarakat umumnya,” kata Harfendi, Ketua HMJ Kimia periode 2018/2019.

Jadi bagaimana, sudah siapkah sekolahmu?

HMJ Kimia UINAM Mengadakan PORSENI

HMJ Kimia UINAM Mengadakan PORSENI

Assalamualaikum Wr.Wb

Himpunan Mahasiswa Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar mengadakan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) dalam lingkup jurusan kimia dengan mengusung tema “Mengukuhkan Semangat Kimiawan Muda dalam Berprestasi dengan Kreatifitas dan Sportifitas”. Melalui tema PORSENI ini diharapkan mahasiswa-mahasiswa tetap menjaga kesehatan dengan berolahraga serta tetap berkreatif pada bidang seni. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Jurusan Kimia Ibunda Sjamsiah, S.Si., M.Si., Ph. D. “Semoga dengan adanya kegiatan porseni ini saya harapkan dapat meningkatkan prestasi-prestasi mahasiswa dalam bidang olahraga maupun seni juga” (Ujarnya).

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mewadahi bakat dari teman-teman serta untuk mempererat tali silatuhrahmi kepada seluruh mahasiswa serta masyarakat kimia UINAM” ujar Harfendi, Ketua HMJ Kimia.

Kegiatan PORSENI ini dilaksakan pada tanggal 04-07 Juli 2019 yang diikuti oleh Masyarakat kimia, mahasiswa kimia angkatan 2016 (L16AN) selaku juara umum pada Porseni kali ini, angkatan 2017 (ORB17AL) dan angkatan 2018 (MOL18DENUM). Kegiatan ini ditutup langsung oleh Ketua Alumni IKA KIMIA Kakanda Irwan Muhammad, S.SI yang dilanjutkan dengan penyerahan hadiah pada masing-masing pemenang.

Isolasi senyawa piperin dari lada hitam

praktikum percobaan isolasi senyawa piperin

Piperin adalah merupakan senyawa metabolit sekunder yang termasuk ke dalam golongan alkaloid. Piperin merupakan komponen utama dan zat berkhasiat yang terkandung dalam buah lada. Struktur piperin yaitu sebagai berikut:

 

Gambar 2.3 Struktur piperin

Piperin bertanggung jawab terhadap tingkat rasa pedas di dalam buah lada, bersama dengan kavisin. Piperin memiliki warna kuning yang berbentuk jarum, yang sukar larut dalam air dan mudah larut dalam etanol, eter, dan kloroform. Piperin bila dikecap mula-mula tidak berasa, lama-lama tajam menggigit. Apabila piperin terhidrolisis akan terurai menjadi piperidin dan asam piperat. Berat molekul piperin sebesar 285,3377 g/mol. Titik didih yang dimiliki piperin sebesar 127°C. Piperin apabila terkena cahaya akan terjadi fotoisomerisasi membentuk isomer isochavisin (trans-cis), isopiperin (cis-trans), dan piperin (transtrans). Piperin bersifat tahan panas karena memiliki titik didih yang cukup tinggi, sehingga metode ekstraksi piperin yang tepat adalah soxhletasi (Febriyanti, dkk., 2015: 70).

 

Lada Hitam (Piper nigrum L.)

Lada merupakan salah satu jenis rempah yang dimanfaatkan sebagai bumbu dalam berbagai masakan. Buah lada berbentuk bulat saat muda berwarna hijau dan setelah matang berwarna merah. Hasil pengolahan lada ada tiga jenis yaitu lada hitam, putih dan hijau, dari 3 jenis olahan yang dikenal hanya lada hitam dan putih dan masih digunakan sebatas untuk industri makanan (Sulhatun, dkk., 2013: 17).

Buah lada hitam mengandung alkaloid dan minyak atsiri dengan komponen felandren, dipenten, kariopilen, entoksilen, dan limonen (Depkes RI, 1980). Lada hitam juga mengandung antara lain alkaloid piperin (5,3-9,2%), kavisin (sampai 1%) dan metil-pirolin; minyak atsiri (1,2-3,5%); lemak (6,5-7,5%); pati (36-37%) dan serat kasar (±14%). Buah lada putih mengandung alkaloid seperti piperin, kavisin, dan metilpirolin, serta minyak atsiri, lemak dan pati. Kandungan utama dalam lada adalah alkaloid piperin (Hikmawanti, dkk., 2017: 174).

Menurut Sarpian (2003: 22) taksonomi lada hitam (Piper nigrum L.) adalah sebagai berikut:

Kingdom         : Plantae (tumbuhan)

Divisi               : Spermatophyta (tumbuhan  berbiji)

Kelas               : Angiospermai

Ordo                : Piperales

Famili              : Piperaceae

Genus              : Piper

Spesies            : Piper nigrum L.

 

METODE PERCOBAAN

 

Waktu dan Tempat

Percobaan ini dilakukan pada hari Senin, 22 April 2019 Pukul 07.30-16.30 wita. Bertempat di Laboratorium Kimia Organik Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Alat dan Bahan

  1. Alat

Alat-alat yang digunakan pada percobaan ini yaitu Fourier Transform Infrared (FTIR) Nicolet iS10, neraca analitik, hot plate, blender, rangkaian alat soxhlet (kondensor, tabung sifon, pipa kapiler, labu alas datar 500 mL, selang plastik), rangkaian alat destilasi (steel heat, kondensor, adaptor, labu alas bulat 1000 mL, Erlenmeyer 250 mL, selang plastik), gelas ukur 200 mL, gelas kimia 500 mL, corong, batang pengaduk, statif, klem, ember, botol vial dan spatula.

  1. Bahan

Bahan-bahan yang digunakan pada percobaan ini yaitu air (H2O), aluminium foil, batu didih, benang putih, es batu, etanol (C2H6O) 96 %, kalium hidroksida (KOH) 10%, kalium bromida (KBr), kapas, kertas saring, lada hitam (Piper nigrum L) tissu dan vaselin.

 

Prosedur Kerja

Prosedur kerja pada percobaan ini adalah pertama-tama dihaluskan sampel lada hitam (piper nigrum L.) kemudian ditimbang sebanyak 50,0000 gr. Selanjutnya dirangkai alat soxhlet kemudian dibuat selongsong. Setelah itu, selongsong dimasukkan ke dalam tabung thiele kemudian diekstraksi dengan 350 mL etanol (C2H5OH) 96% yang telah ditambahkan batu didih selama 15 sirkulasi. Selanjutnya larutan didinginkan kemudian dilakukan proses destilasi sampai larutan kental kemudian ditambahkan 25 mL KOH-alkoholat saat larutan dalam keadaan hangat. Setelah itu, filtrat disaring kemudian dimasukkan ke dalam termos yang berisi es batu selam 24 jam. Selanjutnya ditimbang bobot kosong kertas saring kemudian kristal yang terbentuk disaring. Setelah itu, kristal dicuci dengan etanol (C2H5OH) 96% kemudian dimasukkan ke dalam botol vial dan diberi label.

HASIL DAN PEMBAHASAN

 

 

Hasil Pengamatan

  1. Tabel Pengamatan

   Tabel 2.1 Hasil Isolasi Piperin dari Lada Hitam (Piper nigrum L.)

No. Variabel yang diamati Hasil Pengamatan
1. Bobot sampel lada 50,0000 gram
2. Bobot Kertas saring dan kristal 2,9082 gram
3. Bobot kertas saring kosong 0,9790 gram
4. Banyak sirkulasi 15 kali
5. Warna ekstrak hasil sirkulasi Hijau kecoklatan
6. Warna ekstrak hasil destilasi Cokelat
7. Warna ekstrak + KOH + etanol Hijau kecokelatan
8. Warna filtrate Hijau  kecokelatan
9. Warna Kristal Kuning


Pembahasan

Piperin merupakan komponen utama dan zat berkhasiat yang terkandung dalam buah lada. Piperin bersifat tahan panas karena memiliki titik didih yang cukup tinggi, sehingga metode ekstraksi piperin yang tepat adalah soxhletasi. Percobaan ini menggunakan metode soxhlet dengan prinsip penyaringan yang berulang-ulang sehingga hasil yang didapat sempurna dan pelarut yang digunakan relatif sedikit. Ekstraksi secara soxhlet menghasilkan rendemen yang lebih besar jika dibandingkan dengan maserasi. Prinsip ekstraksi metode sokhletasi adalah ekstraksi secara terus-menerus menggunakan pelarut yang relatif lebih sedikit, bila ekstraksi telah selesai maka pelarut dapat diuapkan sehingga akan diperoleh ekstrak.

Isolasi  piperin dari lada menggunakan sampel berbentuk bubuk halus agar zat-zat yang terkandung di dalam lada hitam mudah melarut dalam pelarut yang digunakan, karena diketahui semakin halus serbuk maka kelarutan akan meningkat karena semakin banyak terjadi kontak dengan pelarut, sehingga semakin banyak zat yang dapat terbentuk dan semakin efisien proses pemisahan atau ekstraksi yang terjadi.  Pelarut etanol 96% digunakan sebagai pelarut polar yang dapat mengikat segala komponen dalam sampel baik polar maupun nonpolar sehingga etanol mampu melarutkan piperin sesuai dengan prinsip like dissolved like. Proses ekstraksi dilakukan selama beberapa 3 jam, hal ini bertujuan untuk memperoleh ekstrak yang murni. Penambahan batu didih pada proses ekstraksi bertujuan untuk menjaga tekanan dan suhu larutan supaya tetap stabil dan tidak terjadi letupan selama proses ekstraksi berlangsung. Kalium hidroksida (KOH) berfungsi untuk memisahkan senyawa piperin dari resin pengotor serta mengikat senyawa piperin. KOH dalam etanol bertujuan untuk memperoleh piperin dari ekstrak pekat, yang mana dalam ekstrak tersebut masih terdapat komponen lain sehingga ketika ditambahkan KOH dalam etanol menyebabkan piperin yang ada dalam ekstrak tersebut bereaksi untuk mendapatkan senyawa piperin. Rekristalisasi dengan cara dicuci menggunakan etanol untuk mempercepat proses pengeringan dan mengilangkan zat-zat pengotor, karena etanol bersifat mudah menguap sehingga dapat menyerap kelebihan air yang terdapat pada kristal piperi. Prinsip dasar dari proses rekristalisasi adalah perbedaan kelarutan antara zat yang akan dimurnikan dengan zat pengotornya.

Berdasarkan hasil yang diperoleh kristal piperin pada sampel lada hitam yang dapat dilihat pada lampiran B dalam 50 gram diperoleh kadar rendamen kristal piperin sebesar 3,8584 %. Hal ini tidak sesuai dengan teori  yang menyatakan bahwa dalam 50 gram ekstrak buah lada hitam yang diisolasi dengan metode sokhletasi diperoleh kadar rendamen sebesar 12.207% (Febriyanti, 2016: 73). Kadar rendamen dari lada hitam yang diperoleh juga sangat jauh dari literatur yang menyatakan bahwa piperin yang terkandung dalam lada hitam sebesar 5-92 %. Hal ini diakibatkan karena proses ekstraksi hanya mampu terekstrak sebagian sehingga persentase rendemen kristal lada hitam yang diperoleh kecil.

Berdasarkan uji yang dilakukan diperoleh hasil analisis isolasi lada hitam menggunakan instrument FTIR. Analisis gugus fungsi pada isolasi lada hitam dengan FTIR diperoleh hasil yaitu pada panjang gelombang 1582.77 cm-1 diidentifikasi terdapat gugus fungsi cincin aromatik (C=C), panjang gelombang 1633.91 cm-1  diidentifikasi adanya gugus amida, pada 2860.47 cm-1 mencirikan adanya gugus fungsi alkana (C-H), panjang gelombang 3008.40 cm-1 dan 3067.80 cm-1  mencirikan adanya gugus fungsi aromatik (C-H) serta panjang gelombang 3450.45 teridentifikasi terdapat gugus fungsi amida, panjang gelombang 1509.80 cm-1 mencirikan adanya gugus eter. Analisis gugus fungsi pada pada isolasi lada hitam menggunakan instrument FTIR tidak jauh beda dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh (Mutiara, 2015: 37) menunjukkan bahwa pada panjang gelombang 1581.63 cm-1 mencirikan adanya gugus fungsi cincin aromatik (C = C) dan pada panjang gelombang 3008.95 cm-1  teridentifikasi terdapat gugus fungsi aromatik
(C-H).

PENUTUP

Kesimpulan

Kesimpulan pada percobaan ini adalah sebagai berikut:

  1. Metode isolasi senyawa piperin dari lada hitam (Piper nigrum L.) yaitu dilakukan dengan metode ekstraksi sokhletasi yang dilanjutkan dengan proses destilasi. Selanjutnya ditambahkan KOH-alkoholat dan dikristalisasi pada suhu dingin selama 24 jam dan direkristalisasi dengan etanol kemudian diidentifikasi dengan FTIR.
  2. Kadar piperin yang terdapat dalam lada hitam (Piper nigrum ) sebesar 3,8584 %.
  3. Komponen gugus fungsi yang terdapat pada piperin pada dalam lada hitam (Piper nigrum ) dengan menggunakan FTIR (Fourier Transform Infrared) yaitu amina amida, eter, alkana (C-H) dan cincin aromatik (C=C).

Saran

Saran pada percobaanini yaitu untuk percobaan  selanjutnya sebaiknya menggunakan sampel lada hijau (Piper nigrum) sehingga dapat dibandingkan hasilnya dengan lada hitam.

 

HMJ Kimia UINAM Memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

HMJ Kimia UINAM Memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Assalamualaikm WR.WB

(06/02/019) Himpunan Mahasiswa Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan tema “Melalui Peringatan Isra Mi’raj Kita Tingkatkan Iman dan Taqwa dalam Kehidupan Sehari-hari”. Melalui tema Isra’ Mi’raj ini diharapkan dapat memberikan kesadaran serta meningkatkan kembali iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Dimana kegiatan ini langsung dibuka oleh Ketua Jurusan Kimia Ibunda Sjamsiah, S.Si., M. Si., Ph.D. “semoga melalui Isra’ Mi’raj ini kita mampu mengambil hikmah yang terkandung dalam peristiwa isra’ mi’raj sehingga kita dapat mengaplikasi dalam dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya menjalankan tuntunan pekerjaaan tetapi tidak melupakan kewajiban sebagai ummat islam” (ujarnya)

Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Kimia, Harfendi mengatkan “Isra’ Mi’raj ini bukan hanya sekedar kegiatan untuk memperingati, melainkan kita mampu mengupgrade kapasitas iman dan taqwa kita dan yang terpenting kita tidak pernah meninggalkan kewajiban kita yaitu sholat”.

Kegiatan Isra’ Mi’raj ini dihadiri oleh Ketua Alumni IKA Kimia beserta alumni lainnya serta beberapa pengurus lembaga yang ada di Fakultas Sains dan Teknologi. Hikmah Isra’ Mi’raj ini dibawakan oleh Ust. Muhammad Idrus, S.H.I, dimana inti dari materi yang dibawakan yaitu pentingnya sholat bagi diri sendiri.

SELAMAT KEPADA HMJ KIMIA UIN ALAUDDIN MAKASSAR telah Meraih Juara Ke-2 pada lomba Nasyid SE-SULSELBAR yang diselenggarakan oleh UKM LDK Al-Jami’ UINAM.

Lomba Nasyid Se-Sulselbar ini diadakan oleh UKM Lembaga Dakwah Kampus (LDK)
Al-Jami’ Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dalam rangka kegiatan Grand Opening Milad XIII Competition. Kegiatan ini dimulai pada tanggal 01-03 April 2019 di Pasar Hijrah Kampus II UIN Alauddin Makassar dengan Tema “Amal Jama’i dalam 13erkarya”. Lomba ini diikuti kurang lebih dari 6 peserta yang berasal dari daerah-daerah di sulselbar. Tim Hmj Kimia sendiri diwakili oleh 1 tim yang beranggotakan Besse Nurul Fadilah, Gebriella, Fitri wiranti, Mutiara Yunika dan Sutra. Setelah mengikuti lomba pada hari Selasa, 2 April 2019, “Tim Hmj kimia meraih juara 2 dengan lagu wajib Adhfaita dan lagu bebas Deen Assalam”. Untuk juara 1 diraih oleh Komet FAI Universitas Muhammadiyah (UNISMUH) Makassar dan juara 3 dari Politeknik Kesehatan (Poltekes) Makassar. “Dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi semangat dan motivasi untuk teman-teman khususnya mahasiswa jurusan kimia UINAM agar bisa lebih aktif mengikuti kegiatan-kegiatan kesenian,” ujar Besse Nurul Fadilah, salah satu peserta lomba Nasyid dari tim Hmj Kimia selain itu, motivasi lain yang diungkapkan oleh saudara Besse Nurul Fadilah yaitu “Jadilah seperti musik walaupun berbagai macam genre tetapi tetap indah di dengar”. Ungkapan lain juga disampaikan oleh Ketua Himpunan Jurusan Kimia (Harfendi), beliau mengatakan “Saya sangat mengapresiasi usaha dari teman-teman dalam mengikuti perlombaan nasyid ini dan tentu keberhasilan teman-teman ini tidak terlepas dari peran Divisi Minat dan Bakat Hmj Kimia Uinam yang telah mewadahi dan telah memberikan pelatihan yang intensif sehingga tim Nasyid dari HMJ Kimia berhasil menyabet juara ke-2
Se-SULSELBAR” Ujar Harfendi.

22 Universitas se-Indonesia Turut Andil Rakernas ke-XV IKAHIMKI

22 Universitas se-Indonesia Turut Andil Rakernas ke-XV IKAHIMKI

Assalamu alaikum wr wb

Senin (18/03/2019). dirilis dari Washila Uin Alauddin Makassar

Sebanyak 22 Universitas se-Indonesia turut andil dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Himpunan Mahasiswa Kimia Indonesia (IKAHIMKI), rapat kali ini Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar sebagai tuan rumah. Kegiatan tersebut dibuka langsung wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FST Dr Andi Suarda M Si, di Auditorium, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Kampus II UIN, Samata-Gowa,

Ketua HMJ Kimia UINAM, Harfendi mengatakan, rakernas ini merupakan lanjutan dari Musyawarah Nasional (Munas). “Rakernas ini akan merumuskan dan merancang mengenai program kerja IKAHIMKI dua tahun kedepannya. Forum ini juga sebagai tempat konsultasi, koordinasi, evaluasi dan pengololaan organisasi tahun sebelumnya,” jelasnya.Lanjut, mahasiswa semester enam ini berharap agar rakernas ke-XV dapat menghasilkan program kerja yang dapat dijalankan semaksimal mungkin untuk IKAHIMKI kedepannya. Sejalan dengan itu, Ketua Panitia Rakernas Anshar Habibie mengatakan, kegiatan ini akan berlangsung hingga 24 Maret mendatang. “Jadi, kegitan ini akan berlangsung selama seminggu dan akan merangcang program kerja IKAHIMKI dua tahun kedepannya,” ungkapnya. Adapun delegasi Universitas yang ikut dalam kegiatan ini, diantaranya ;

Universitas Cokroaminoto, Universitas Negeri Gorontalo,Unversitas Tanjungpura,Universitas Mulawarman,Universitas Pattimura, Universitas Samudera Aceh,Universitas Sumatra Utara,Universitas Tulungagung,Universitas Khairun, Universitas Tadulako, Universitas Negeri Makassar, Universitas Hasanuddin, Universitas Mataram, Universitas Brawijaya,Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Universitas Airlangga, Universitas Sebelas maret, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Pajajaran, Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas lambung Mangkurat Banjarbaru, dan Universitas Jenderal Sudirman.

lanjutan dari seminar ini yaitu RAKERNAS XV IKAHIMKI yang akan berlangsung 1 minggu

UPGRADING HMJ KIMIA PERIODE 2019

UPGRADING HMJ KIMIA PERIODE 2019

Assalamu alaikum wr wb

Puji sykur kita panjatkan kehadirat Allah SWT., yang telah memberikan nikmat yang berlimpah bagi kita semua. Shalawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada baginda Rasulullah SAW,.

Selasa, 12 Maret 2019. HMJ Kimia mengadakan upgrading guna untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam himpunan mahasiswa jurusan Kimia. Pada upgrading ini pengurus mengangkat tema “Mengupgrade Kapasitas Himpunan dalam Meningkatkan Profesionalisme Lembaga HMJ Kimia yang Kreatif dan Inovatif”. Melalui upgrading ini semoga pengurus hmj kimia menunjukkan profesionalisme dalam membangun Himpunan menjadi lebih baik dengan inovasi dan kreatifitas yang dimiliki.

Pada upgrading ini dihadiri oleh masyarakat Kimia, dosen-dosen serta laboran-laboran Kimia dan  sambutan sekaligus membuka acara oleh Ketua Jurusan HMJ Kimia Sjamsiah, S.Si., M.Si.,Ph.D. “bekerjalah sesuai dengan tugas masing-masing untuk mewujudkan profesionalisme dalam lembaga “(Ujarnya). Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Kimia (Harfendi) dalam sambutannya “Profesionalah dalam bekerja karena kesuksesan lembaga bisa tercapai dari kerja-kerja yang profesional”

Materi upgrading ini ada 3 yaitu: keorganisasian, Kesekretariatan dan Problem solving, dengan pemateri yang sangat luar biasa pada materi “Keorganisasian” dibawakan oleh kakanda Takdir Khair., S.Pd.i.,M.Pd.,CHC (Direktur Celebes Public Speaking), materi kesekretariatan dibawakan oleh kakanda Asmalaeni  S.Si (Wasek HMJ Kimia periode 2014) dan materi Problem Solving dibawakan oleh kakanda Putut Waskito, S.Si (Demisioner Ketua Hmj Kimia 2014”.

Melalui upgrading ini semoga HMJ kimia kedepannya lebih meningkatkan kualitas dan kauntitas yang perlu ditingkatkan.

Selamat Kepada HMJ Kimia UIN Alauddin Makassar Meraih Juara Ke-3 di Ajang LBSK 2019

Selamat Kepada HMJ Kimia UIN Alauddin Makassar Meraih Juara Ke-3 di Ajang LBSK 2019

Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Nasional LBSK 2019 termasuk lomba rutinitas yang diadakan setiap tahunnya oleh HIMKI Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura (UNTAN) Kalimantan Barat. Lomba Bidang Studi Kimia (LBSK) 2019 diikuti oleh 86 tim yang terdiri dari berbagai Universitas di seluruh Indonesia. Ketatnya persaingan sehingga dari 86 tim ini hanya 15 tim yang lolos untuk melanjutkan ke tahap presentasi. Ke-15 tim tersebut terdiri dari UNAIR, ITS, IPB, UNNES, STIN Batan, UNY, UII, UNTIDAR, Universitas PGRI Semarang, UIN USU dan UIN Alauddin Makassar. Setelah melalui tahapan ini tim dari UIN Alauddin Makassar yang terdiri dari Heri Heriyono (Prodi Kimia) dan Ilmi Wahyuni (Prodi Kimia) meraih juara 3 besar dengan judul karya “Pemanfaatan Molases Untuk Produksi Listrik Berbasis MFC”. Untuk juara 1 diraih oleh Sekolah Tinggi Ilmu Nuklir (STIN) Batan, juara 2 dari Institute Teknologi Sepuluh November (ITS), juara harapan 1 dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), juara harapan 2 dari Universitas Airlangga (UNAIR) dan juara harapan 3 diraih oleh Univeritas Negeri Semarang (UNNES). “Dari kegiatan ini dapat menjadi motivasi khususnya mahasiswa Jurusan Kimia UINAM agar bisa lebih aktif dalam riset ilmiah,” ujar Heri Heriyono demisioner koordinator keilmuan HMJ Kimia 2018. Motivasi lain yang diungkapkan oleh rekannya, “Mari sama-sama untuk mengukir prestasi, jangan malu karena kita memiliki kualitas yang tidak kalah hebatnya dengan universitas lain, Ayo tunjukkan bahwa jurusan kimia UIN Alauddin Makassar juga hebat!” papar Ilmi Wahyuni demisioner sekertaris umum HMJ Kimia 2018.

Jayalah Himpunanku

hmj kimia uin alauddin makassar turun membawa bantuan ketempat bencana di gowa

hmj kimia uin alauddin makassar turun membawa bantuan ketempat bencana di gowa

Assalamu alaikum wr wb

Bencana banjir di Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Gowa telah mengundang berbagai pihak untuk memberikan bantuan, tak terkecuali segenap mahasiswa HMJ Kimia UIN Alauddin Makassar.

Para mahasiswa pun ikut serta menggalang bantuan untuk korban bencana alam dengan melakukan penggalangan dana baik secara langsung maupun melalui rekening yang sudah berlangsung sejak 3 hari yang lalu.

Mereka memberikan bantuan kepada warga yang berada di lingkungan Lemoa Desa Pattallikang, Sabtu (26/1/2019) dan langsung turun kelokasi bencana pada ahad (27/1/2019) untuk melihat kondisi yang dialami oleh masyarakat dengan berjalan kaki Kurang lebih 20 KM. ketua jurusan HMJ Kimia, Sjamsiah, S.Si. Ph.d. mengatakan bahwa saatnya yang mudah memberikan tindakan yang nyata kepada masyarakat.

Kecamatan Manuju, Ketua HMJ Kimia, Harfendi mengatakan bahwa sumber dananya itu sumbangan dari berbagai pihak civitas akademik jurusan kimia dan masyarakat umum, selain itu kami juga buka donasi melalui rekening.

“Kami memberikan makanan berupa mie instan, beras, telur dan pakaian, obat-obatan, peralatan mandi. Selain itu ada juga bantuan jasa dalam membantu pengangkutan logistik dan membantu pembangunan jembatan”, ujarnya.

Kami berharap dengan adanya bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang menjadi korban dan kami juga berharap dengan kegiatan ini dapat meningkatkan jiwa sosial dan jiwa kemanusian teman-teman yang lain serta tindakan kami ini dapat menjadi pemantik untuk masyarakat luas agar termotivasi untuk membantu saudara-saudara kita yg tertimpa musibah.

“Inilah yang dapat kami perbuat mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat dan memberikan pelajaran yang berarti akan pentingnya peduli terhadap sesama.

 

Memperingati Isra’ Mi’Raj

Memperingati Isra’ Mi’Raj

Pada hari Rabu, 18 April 2018 Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Tekhnologi kembali mengadakan kegiatan dalam rangka memperingati Isra’ mi’raj nabi Muhammad SAW. Acara ini dihadiri oleh hampir seluruh masyarakat kimia dan dibuka oleh Ketua Jurusan Kimia oleh Fakultas Sains dan Tekhnologi ibu Sjamsiah, S,Si., M,Si, P.hD. Dalam kegiatan ini Himpunan Mahasiswa Jurusan Kimia (HMJ-K) mengangkat tema “Aktualisasi Keteladanan Rasulullah SAW untuk Gerakan Hijrah Zaman Now”, sebagaimana yang dikemukakan oleh ust. Rahman sebagai pemateri bahwa aktualisasi hijrah harus berdasar dua pedoman yaitu, Al-qur’an dan As-sunnah. Banyak sekali pelajaran yang dapat diperoleh dari acara ini salah satunya adalah bagaimana kita dapat meneladani sikap Rasulullah baik yang bersifat duniawi maupun yang bersifat ukhrawi. Acara ini ditutup dengan penyerahan plakat oleh Ketua HMJ Kimia UINAM Muh. Rajib Ramadhan kepada Ust. Rahman sebagai wujud penghargaan panitia kepada ust. Rahman atas ilmu yang diberikan.